Jumat, 30 Agustus 2013

Membuktikan Hasil Shaum

Hasil shaum yang dapat kita nilai

"Bagaimana membuktikan hasil saum Ramadhan seseorang secara nyata?" tanya seorang murid kepada seorang mursyid (guru spiritual).

"Lihat saja perilakunya diluar bulan Ramadhan. Apakah ia masih tetap saum, menahan diri dari makan, minum dan syahwat yang berlebihan? Apakah ia masih rutin menegakkan shalat malam? Apakah ia suka berderma penuh keikhlasan, berbuat baik pada sanak saudara dan kenalan? Membantu orang yang membutuhkan dan siap ber-amar ma'ruf nahyi munkar? Jika ya, itulah wujud orang yang saumnya makbul. Jika tidak, berarti hanya saum formalitas. hanya mendapat lapar dan dahaga saja."


pesantrenonline.com

Kamis, 29 Agustus 2013

Kawan Setan


Setan dapat merusak, terutama jika kita terus mendengarkan mereka.

Menurut seorang ahli hikmah, setan mempunyai sahabat di kalangan manusia; terdiri dari sepuluh jenis. Yaitu :
  1. pemimpin yang menyeleweng,
  2. orang yang sombong,
  3. orang kaya yang tidak mempedulikan asal-usul kekayaannya serta tidak peduli dalam membelanjakannya,
  4. ulama yang mendukung penyelewengan penguasa,
  5. pedagang yang curang,
  6. penimbun makanan pokok,
  7. pezina,
  8. pemakan riba,
  9. orang kikir dan
  10. peminum alkohol.

pesantrenonline.com

Keluhan Burung Bulbul

Burung Bulbul adalah seekor burung yang hampir gila karena gairah nafsunya yang membara. Perasaanya dituangkan dalam ribuan nada dan nyayian. dan setiap nada mengandung rahasia-rahasia cinta.

"Rahasia-rahasia cinta tidak asing lagi bagiku" katanya.Aku selalu mengajarkan nyanyian-nyanyian baru dan selalu pula mengulang duka yang baru. Bila aku terpisah dari mawarku maka hidup akan terasa sunyi. Aku tidak dapat lagi bernyanyi. Dan tak akan kubisikkan rahasiaku kepada siapapun.


Jumat, 23 Agustus 2013

Senyum

Cermin



Di tepi jalan seorang tolol menemukan sebuah cermin. Dia memungutnya, melihat ke cermin, dan tampak olehnya bayangannya. Segera ia meletakkan cermin itu lagi, seraya berkata, "Maaf, aku tidak tahu kalau itu milikmu."


Hantam Kepalamu

Seorang lelaki datang kepada seorang syekh sufi dan berkata:

"Aku capek jadi seorang zahid, dan keduniawian membuatku dingin. Apa yang harus kulakukan?"

Sufi itu menjawab: "Hantam kepalamu dengan batu karang."


Kamis, 15 Agustus 2013

Dahsyatnya Sedekah

Dimanakah letak kedahsyatan hamba-hamba Allah yang bersedekah? Dikisahkan dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Turmudzi dan Ahmad, sebagai berikut :


Tatkala Allah SWT menciptakan bumi, maka bumi pun bergetar. Lalu Allah pun menciptkana gunung dengan kekuatan yang telah diberikan kepadanya, ternyata bumi pun terdiam. Para malaikat terheran-heran akan penciptaan gunung tersebut. Kemudian mereka bertanya? "Ya Rabbi, adakah sesuatu dalam penciptaan-Mu yang lebih kuat dari pada gunung?"

Allah menjawab, "Ada, yaitu besi" (Kita mafhum bahwa gunung batu pun bisa menjadi rata ketika dibor dan diluluhlantakkan oleh buldozer atau sejenisnya yang terbuat dari besi).

Para malaikat pun kembali bertanya, "Ya Rabbi adakah sesuatu dalam penciptaan-Mu yang lebih kuat dari pada besi?"

Allah yang Mahasuci menjawab, "Ada, yaitu api" (Besi, bahkan baja bisa menjadi cair, lumer, dan mendidih setelah dibakar bara api).

Bertanya kembali para malaikat, "Ya Rabbi adakah sesuatu dalam penciptaan-Mu yang lebih kuat dari pada api?"

Allah yang Mahaagung menjawab, "Ada, yaitu air" (Api membara sedahsyat apapun, niscaya akan padam jika disiram oleh air).

"Ya Rabbi adakah sesuatu dalam penciptaan-Mu yang lebih kuat dari air?" Kembali bertanya para malaikta.

Allah yang Mahatinggi dan Mahasempurna menjawab, "Ada, yaitu angin" (Air di samudera luas akan serta merta terangkat, bergulung-gulung, dan menjelma menjadi gelombang raksasa yang dahsyat, tersimbah dan menghempas karang, atau mengombang-ambingkan kapal dan perahu yang tengah berlayar, tiada lain karena dahsyatnya kekuatan angin. Angin ternyata memiliki kekuatan yang teramat dahsyat).

Akhirnya para malaikat pun bertanya lagi, "Ya Allah adakah sesuatu dalam penciptaan-Mu yang lebih dari semua itu?"


Di Antara Waktu-waktu Shalat

Dari Abu Hurairah ra. bahwa Rasulullah SAW bersabda, "Salah seorang di antara kalian senantiasa (terhitung) di dalam shalat selama ia tertahan oleh shalat, tidak menghalanginya untuk kembali kepada keluarganya kecuali shalat" (HR Muslim). 

Dalam hadis lain diungkapkan, "Sesungguhnya salah seorang di antara kalian (terhitung) di dalam shalat selama tertahan oleh shalat sedang para malaikat mendoakan mereka: 'Ya Allah, ampunilah dia; ya Allah rahmati dia, selama dia tidak berdiri dari tempat shalatnya atau berhadas (batal wudhunya)'". (HR. Bukhari). 

Penjelasan: 
Shalat tepat waktu adalah keutamaan. Keutamaannya akan berlipat apabila shalat tepat waktu tersebut dilakukan di masjid dan berjamaah. Keutamaan ini akan berlipat lagi tatkala kita mempersiapkan diri sebelum melaksanakannya dengan menunggu sebelum azan berkumandang. Kenapa menunggu shalat menjadi sebuah keutamaan? Ada empat alasan. 

Pertama, menunggu shalat adalah bukti kecintaan seorang hamba kepada Tuhannya. Sebagai analogi, seseorang yang sedang dimabuk cinta akan senantiasa merindukan perjumpaan dengan yang dicintainya. Tatkala ada janji bertemu, ia akan berusaha untuk tidak terlambat. Begitu pula saat kita merindukan Allah, kita akan selalu menunggu berjumpa dengan-Nya dan akan selalu menunggu perjumpaan itu.